Pages

November 30, 2020

November Journaling Prompts 30 - Menyelesaikan Yang Tertunda

What are you most looking forward to next month? 

Setelah dua bulan berusaha konsisten menulis dan ditambah proyek ini itu, tadinya saya mau ikut challenge yang lain lagi, dengan media berbeda. Tetapi akhirnya saya putuskan untuk tidak join.

Karena sudah ada pekerjaan freelance yang perlu dikerjakan setiap hari, nampaknya saya batasi dulu membebani diri dengan kewajiban harian. Saya ingin mengejar hal-hal lain yang saya ingin lakukan tapi terhenti.

Mudah-mudahan di bulan terakhir 2020 nanti apa yang saya kerjakan dapat beres semua, lalu bisa masuk ke proyek pribadi berikutnya. Doakan ya!

November 29, 2020

November Journaling Prompts 29 - Ulang Tahun!

What is your favourite thing about Wednesday mornings right now?

Tidak ada yang istimewa di setiap hari Rabu sebenarnya. Tapi kebetulan banget pertanyaan ini muncul saat sesuatu yang spesial ada di Rabu mendatang. Yaitu... saya ulang tahun! Yeay!

Tidak ada hal yang istimewa sebenarnya yang saya tunggu. Cuma momen spesial aja. Mungkin akan order makanan yang berbeda, walau kami sebenarnya sudah langganan menu kateringan. Mungkin makan es krim yang ada di kulkas aja.

Hmmm...mungkin Rabu nanti saya akan post apa yang akhirnya kami lakukan. Ahahaha.

 

 

November 28, 2020

November Journaling Prompts 28 - Letih

How are you feeling today?

Baru saja menyelesaikan sebuah deadline dan akhirnya bisa bernapas lega. Hari ini saya merasa cukup santai walau badan masih terasa letih akibat bergadang sampai pagi untuk menyelesaikan yang harus diselesaikan. Selain itu kebetulan hari ini saya dan teman-teman jurusan S1 dulu mengadakan talkshow lagi. Lumayan letih.

Inginnya malam ini beristirahat dulu. Ada deadline lain yang perlu dikejar 2 hari lagi, masih harus saya kerjakan.

November 27, 2020

November Journaling Prompts 27 - Kawan Lama

What are three things from this past month that have been unexpected?

Yang tidak diduga dan membuat hati senang adalah betapa terasa dekatnya relasi dengan teman-teman S1 dulu. Jujur aja...dulu saya kuliahnya di ekskul dan jurusan beneran diperlakukan seperti ekskul. Ahahaha. Ya, mau dibilang salah ya nggak juga, tergantung prioritas aja. Yang pasti semua pilihan ada konsekuensinya kan. Konsekuensi saya tentu di bidang akademik S1 yang jadi kurang cemerlang.

Tidak disangka, niatan untuk bikin channel Youtube yang tadinya untuk sharing info aja, ternyata bisa jadi pemantik buat ngobrol-ngobrol. Sebenarnya yang paling terasa karena usaha dari seorang teman yang sedang tidak bisa beraktivitas, dan jadinya banyak ngalor ngidul ngobrol di grup. Teman-teman lama yang belum masuk lalu dicari. Yang tadinya keluar dari grup karena pembicaraannya monoton, kemudian masuk lagi. Yang terasa juga saat ada yang perlu bantuan, yang lain sigap membantu juga.

Tidak pernah saya bayangkan akan berlintasan jalan lagi dengan teman-teman ini dan senang sekali bisa mendapatkan kesempatan berinteraksi lagi dengan lebih dekat.

 

 

November 26, 2020

November Journaling Prompts 26 - Cicip-cicip yang Baru

What are three things from this past month that have been refreshing?

Memiliki waktu mengeksplorasi berbagai media baru ternyata sangat menyenangkan walau akhirnya di akhir-akhir bulan ini saya malah jadi keteteran.

Selain mengeksplorasi berbagai media ini, saya juga mengikuti beberapa project dan mendapatkan pekerjaan freelance baru. Semuanya serba baru, semuanya menyegarkan, dan semuanya menyenangkan untuk dipelajari. 

PRnya sekarang...menjadi konsisten...

Sudah lebih baik dari yang dulu-dulu, tapi belum sesuai standar :p 

November 25, 2020

November Journaling Prompts 25 - Overwhelmed

What’s on your heart right now?

 

Overwhelmed... both my brain and my heart

Pertama kali saya mengerjakan ini itu yang saya kerjakan sekarang, awalnya karena iseng-iseng kan. Berlanjut karena kebutuhan akan pemasukan. Juga aktualisasi diri dan nampang lagi bergaul dong. Dan minggu ini kali ke-2 semenjak pandemi ini saya merasakan deadline bertumpuk di waktu berdekatan sampai tidak tahu apa yang mau dikerjakan duluan. Saya sudah coba plot, tapi waktu mengeplot juga deg-degan karena takut ketinggalan.

So far saya masih utang:
- Rekaman 2 lagu
- Edit 1 lagu
- Menulis untuk buku
itu semua sampai akhir bulan ini.
 
Belum lagi saya juga punya proyek pribadi. Duh...overwhelmed.
 
Udah dulu ya...saya kembali mengerjakan ini dan itu.

November 24, 2020

November Journaling Prompts 24 - Berolah Raga dan Bergerak

What exercise regime(s) have you embarked on this year?

Awal tahun ini masalah baru menimpa kesehatan saya yaitu pengapuran di lutut kiri. Semua orang termasuk saya terheran-heran kenapa itu bisa terjadi dan semua cuma bisa tebak-tebakan.

Apapun penyebabnya, yang pasti pengapuran ini sangat mengganggu mobilitas saya. Selain itu jadi mempengaruhi pilihan olah raga saya juga.

Yang sudah pasti yang big no no: latihan beban dengan beban tambahan selain beban tubuh, gerakan-gerakan tertentu yang terlalu berat untuk lutut, yang melibatkan lari dan lompat tentu saja. Sehingga tahun ini olahraga yang saya lakukan: berjalan, bersepeda, atau yoga.

Walau sudah terbiasa latihan beban, ternyata tidak terlalu sulit menerima olahraga-olahraga baru ini, terutama yoga. Saya jauh lebih merasakan efek positifnya di tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu saya cukup beruntung mengikuti ig Synta praktisi yoga yang juga istri dari teman saya. Ada 2 hal yang penting dan esensial dari Synta yang akhirnya jadi pedoman saya saat berolahraga. Yang pertama adalah menjadi konsisten itu bukan kunci mendapatkan hasil yang baik dari olahraga, melainkan tujuan. Tujuan berolahraga adalah konsistensinya.

Yang kedua, jika setelah olahraga malah tidak bisa tidur nyenyak, istirahat ga oke, artinya olahraganya tidak tepat. Bisa jadi artinya terlalu berat untuk tubuh.

Mengenali tubuh dan diri sendiri saat berolahraga menjadi penting pada akhirnya buat saya.



November 23, 2020

November Journaling Prompts 23 - Insecure & Self-Awareness

Describe a recent conversation that’s been encouraging for you.

Banyak sekali perbincangan bulan ini, yang walaupun singkat, tapi efeknya luar biasa untuk semangat dan motivasi.

Perasaan insecure ada pada siapa saja, dimana saja. Seperti cerita saya di hari ke-13 lalu. Seorang teman saya insecure melihat temannya, sedangkan saya baru saja insecure melihat postingan instagramnya di pagi hari.

Bahkan tadi, saat saya dan beberapa teman melakukan briefing online, kami insecure satu sama lain akan aktivitas yang kami lakukan masing-masing. Lagi-lagi mantra itu saya sebutkan dalam hati "Kalau yang lain bisa, kenapa aku harus?" Memang perlu hati-hati sih ngajarin mantra ini ya. Mungkin kalau kalimat lengkapnya "kalau yang lain bisa, aku pasti bisa, tapi kenapa harus mengerjakan yang itu kalau aku lebih suka yang ini?" hihihihi.

Melihat sendiri bahwa semua orang punya rasa insecure yang berbeda bahkan terhadap saya, membuat saya merasa manusiawi sekali semua yang saya rasa dan pikirkan ini. Ini bikin semangat loh. Artinya saya tidak perlu bersedih bermuram durja akan sesuatu yang saya rasa tidak dapat saya raih, alih-alih justru saya jadi lebih fokus dengan apa yang saya suka.

Di luar semua penemuan mengenai fenomena rasa insecure ini, saya ingin mendedikasikan jurnal hari ini untuk tokoh inspirasional bulan ini, yaitu teman saya Inayah. Saya mengenalnya dari 23 tahun yang lalu (bayangkan... kami masih remaja kinyis-kinyis masa itu) saat kelas 1 SMA. Kami pun berada dalam jurusan di universitas yang sama saat kuliah. Tapi interaksi kami tidak pernah sedekat sekarang saat mengerjakan proyek angkatan. Dengan semua persepsi bentukan orang akan seorang Inay, Inay tanpa henti menebas semua persepsi tersebut dengan sepak terjangnya di berbagai bidang yang tentu saja tidak terpikirkan oleh orang lain. Inay hanya tahu, dia mengerjakan yang dia suka dan dia ga terlalu peduli dunia mau bilang apa. Such a self-awareness right?

Saya merasa beruntung sekali bisa berkesempatan berinteraksi lagi dengannya dan kali ini dengan jarak yang lebih dekat. Ya ampun... kemana aja ya saya selama ini...

November 22, 2020

November Journaling Prompts 22 - Membaca Buku

What books have you read this year?

Wow! Pertanyaan yang menohok sekali! Sebagai seseorang yang senang mengkoleksi buku, ternyata saya cuma membaca 1 buku saja secara komplit. Yang lainnya secuplik-secuplik. Kebanyakan kali karena saat dibuka, langsung direbut anak saya, lalu saya langsung ga mood. Seringnya juga karena saya lagi asyik nonton dokumenter-dokumenter bagus di Youtube.

Banyak sekali ya informasi yang bagus-bagus dan andaikan saya punya banyak waktu untuk menyerap itu semua....  

Saat ini memang ada buku yang sedang saya baca, tapi lagi tidak tersentuh juga tuh beberapa hari ini. Ya sudah lah ya. Tidak perlu over-expectation ke diri sendiri lalu stress.

Kalau orang lain bisa, kenapa saya harus? (ini mantra yang saya dapatkan dari instagram @iniami)

November 21, 2020

November Journaling Prompts 21 - Badan yang Rapuh

Have you felt hurt recently? Write about it. 

Pertanyaan yang ambigu... hurt dalam artian mental atau fisik ya?

Karena saya tidak sedang mengalami sakit hati atau semacamnya, jadi saya refer ke fisik aja ya. Kebetulan hari ini memang sedang berasa rapuh banget badan ini. Mungkin akibat begadang hari kemarin ya. Ya tapi bagaima dong...banyak yang ingin dan perlu saya kerjakan, sedangkan waktu tenang untuk mengerjakannya sedikit sekali. Mau ga mau saya pasti pakai waktu malam hari ketika saya harusnya istirahat juga.

Ya, sebisa mungkin memang kerjaan yang saya perlu kerjakan dikerjakan saat matahari masih bersinar, setidaknya bukan di waktu seharusnya saya beristirahat. Sayangnya ga semua terkejar. Tapi ketika ada yang bisa jadi beres saya kerjakan di malam hari, saya merasa senang sekali.

Contohnya jurnal ini yang saya bisa selesaikan tepat waktu :)

November 20, 2020

November Journaling Prompts 20 - Lumpia Panas

What happened at 4pm today? 

Hujan! Tadi hujan sebelum jam 4, tapi untungnya cuma sebentar. Karena suami saya ingin ke tengah kota untuk beli lumpia.

Akhirnya kami mendapatkan lumpianya dan memakannya di mobil panas-panas. Enak sekali. Kami sengaja makan di mobil karena kedai lumpianya nampak tidak representatif untuk mengakomodir kebutuhan menjaga jarak di kala pandemi. Akhirnya kami bungkus lumpianya. Sayang kan tapinya kalau baru dimakan saat sampai di rumah. Akhirnya kami habiskan dulu di mobil, baru kami jalan pulang.

Sepanjang perjalanan pulang kami melihat keramaian di area wisata maupun angkringan. Beneran sudah ramai ya. Nampak tidak memperdulikan jarak lagi. Saya ga kebayang kalau jadi tenaga kesehatan yang tiap hari cape menangani pasien, makan hati kayaknya ya.

November 19, 2020

November Journaling Prompts 19 - Liburan Bersama

Write an account of your most recent family gathering.

Ngumpul keluarga (dari pihak saya) terakhir yang benar-benar lengkap tuh setahun yang lalu. Pas waktu ayah saya sedang berulang tahun. Sebelum pandemi tentu saja. 

Kami pergi ke Taman Safari dan menginap di hotel yang ada di dalam kawasan tersebut. Adik saya datang dari Jakarta. Semua anak mantu dan cucu hadir. Walau tidak banyak aktivitas yang kami lakukan, tapi berkumpul bersama seperti itu baru pertama terjadi. 

Saya bersyukur sekali waktu itu kami jadi pergi komplit, karena hampir saja ga komplit.

November 18, 2020

November Journaling Prompts 18 - Kue Kering

What was the best Christmas present you received in your childhood? Describe it. 

Walau merayakan Natal tapi keluarga saya bukan yang memiliki tradisi untuk memberikan hadiah Natal. Natal adalah momen beribadah dan berkumpul, tapi tanpa kado atau hadiah.

Saya rasa momen the best setiap Natal itu ketika sedang membuat kue. Membantu membentuk dari adonan dan tentu saja kemudian memakan kue keringnya. 

Natal dan kue kering... itu yang selalu saya tunggu.

November 17, 2020

November Journaling Prompts 17 - Berkontribusi

What sort of legacy do you wish to leave behind? 

Saya ingin meninggalkan semangat untuk membantu sebisanya. Mungkin tidak semua orang punya keberanian untuk membantu dengan lebih penuh, tidak mengapa. Tetapi berkontribusi, memberikan bantuan, walau sedikit, walau hanya doa, tentu akan baik daripada tidak sama sekali.

Terkadang bantuan yang sedikit jika dikumpulkan akan jadi sesuatu yang besar juga.

November 16, 2020

November Journaling Prompts 16 - Menjadi Baik

What’s the most important thing you want to teach your children? 

Dari sekian tahun ini saya merasa yang paling benar adalah mengajarkan anak saya menjadi orang yang baik. Definisi orang baik menurut saya: mandiri, berempati kepada yang lainnya, dan membantu sebisanya. 

Anak saya tidak perlu menjadi orang yang paling pintar. Dia perlu menjadi cerdas memang untuk dapat mencukupi kebutuhannya, kalau bisa lebih sehingga dapat membantu yang lain juga. Anak saya juga tidak perlu menjadi orang yang crazy rich kalau hal itu tidak membuatnya berguna untuk yang lainnya.

Kasihan ya anak saya... sudah dilimpahkan beban untuk jadi superman padahal sekolah saja belum.

November 15, 2020

November Journaling Prompts 15 - Kecoak

Write about your bravest act. 

Hal yang paling berani yang pernah saya lakukan adalah membuang kecoak mati ke tempat sampah sendirian.

Mohon maaf saya tidak berani melanjutkan ceritanya.

Sekian.

November 14, 2020

November Journaling Prompts 14 - Manusia

What is the best and the worst thing about being human?

Ini pertanyaan sulit sekali ya. Saya sampai tidak tahu harus bilang apa. Untuk saya mungkin yang paling oke dari menjadi seorang manusia itu adalah merasakan makanan yang dimasak dan mengeksplorasi rasa. Cuma manusia yang punya ini. 

Baru saja tadi saya menonton kembali seri Cooked dari Netflix, episode yang pertama tentang Fire. Seorang antropolog menyimpulkan bahwa memasak memang proses alami manusia. Memakan makanan yang dimasak adalah natur dari manusia dan manusia berevolusi secara fisiologis untuk memakan makanan yang dimasak.

Sayangnya manusia sekarang ini di satu sisi over-consumptive sedangkan di sisi yang lain banyak yang berkekurangan. Kalau saja semua mengkonsumsi sesuatu dengan cukup, tidak berlebihan, maka tidak akan ada yang namanya eksploitasi besar-besaran baik dari segi energi maupun lahan untuk pangan juga peternakan yang tidak respectful terhadap alam.

Hal itulah yang menurut saya the worst thing about being human. That human is greed, serakah dan angkuh. Keangkuhan yang memancing keserakahan dan membuatnya tambah angkuh lagi.

Sayang sekali ya....

November 13, 2020

November Journaling Prompts 13 - Menjadi Diri Sendiri

What’s the biggest difference that we can make in this world?

Well, menurut saya perbedaan terbesar yang bisa dilakukan di dunia ini adalah menjadi diri sendiri. Dengan teknologi internet yang kemajuannya cepat dan paparan media sosial, sering banget saya mendapati teman-teman yang ikut-ikutan postingannya jadi seperti orang lain atau insecure melihat postingan-postingan orang lain karena merasa tidak sesempurna orang yang mengepost itu.

Santai... saya juga masih suka insecure kok. Bahkan kemarin pagi saya insecure melihat postingan hasil masak teman saya yang di siang harinya menghubungi saya karena dia insecure melihat keproduktivitasan teman yang lain dalam bekerja.

Memang, susah sekali untuk tidak insecure dengan paparan dan pameran yang demikian banyak di media kita sekarang.  Untungnya saya beberapa hari lalu mendapatkan suatu mantra dari instagram @iniami ... yang bilang "Kalau orang lain bisa, kenapa aku harus?"

So far tiap merasa insecure saya selalu mengulangi mantra itu dan menjadi lebih tenang. Bedanya apa? Bedanya saya jadi lebih aware akan yang saya suka, yang saya bisa, yang saya kuat, dan jadi fokus bekerja dengan itu, bukan jadi sibuk membandingkan diri dengan orang lain lalu meratap.

Bayangkan kalau itu dilakukan oleh semua orang di dunia ini....

November 12, 2020

November Journaling Prompts 12 - Mengunjungi Yogyakarta

What was your most memorable family holiday when you were child? 

Keluarga saya jarang pergi liburan. Yang paling teringat yang paling jauh kala itu kami pergi ke Yogyakarta. Sekalian menghadiri pernikahan sepupu di Banyumas.

Road trip melalui jalur selatan dengan mobil Suzuki Carry. Saya masih ingat melewati jalur-jalur dengan pepohonan rimbun di kiri dan kanan jalan. Sempat ayah saya berhenti sebentar untuk buang air kecil di pinggir jalan karena belum banyak tempat istirahat kala itu.

Kami sampai di Yogyakarta menjelang Magrib. Seorang penarik becak menawarkan bantuannya mencari penginapan. Kami kemudian menginap di Hotel Parangtritis. Losmen sederhana di Jl. Parangtritis. Sekarang hotelnya sudah tidak ada. Saya juga cuma bisa kira-kira saja letaknya dimana.

Kami jalan-jalan ke Candi Borobudur pastinya. Singgah juga di Candi Mendut yang terlewat. Ke Pantai Parangtritis juga. Pantai pertama yang saya singgahi seumur hidup. Dari hotel ternyata tinggal lurus terus lalu sampai di pantai Parangtritis itu.

Saya lupa apa kami berjalan-jalan di dalam kota. Saya juga lupa perjalanan pulangnya. Yang saya ingat pasti kami mengunjungi ketiga tempat itu. 

November 11, 2020

November Journaling Prompts 11 - Menghabiskan Akhir Pekan

What normally happens on a Sunday?

Sebelum pandemi biasanya keluarga kami menghabiskan hari Sabtu dan Minggu melakukan hal-hal ini:

- beribadah ke gereja,
- bersih-bersih yang tak sempat dilaksanakan di hari kerja,
- jalan-jalan ke rumah teman atau belanja di supermarket
- atau leyeh-leyeh di rumah.

Keempat hal itu kami lakukan antara Sabtu atau Minggu. Kalau Sabtu bersih-bersih dan ke gereja, maka Minggu kami akan jalan-jalan atau leyeh-leyeh saja di rumah. Bisa jadi Sabtunya jalan-jalan dulu lalu ke gereja di sore hari, jadi Minggu bersih-bersih lalu leyeh-leyeh menunggu hari Senin datang. Atau sebaliknya...bersih-bersih dan leyeh-leyeh di hari Sabtu, lalu hari Minggu ke gereja dan diteruskan dengan jalan-jalan.

Yah, kira-kira seperti itu sih ya jadinya.

November 10, 2020

November Journaling Prompts 10 - Arsip

Write about a precious keepsake from your childhood.

Kalau cari-cari definisi "keepsake" ini yang lebih mengarah ke barang pemberian orang lain yang disimpan dan nilai emosionalnya tinggi, saya rasa saya tidak memilikinya ya.

Tapi barang yang buat saya nilai memorinya tinggi ada banyak. Bentuknya lebih ke arsip atau dokumentasi. Foto-foto, buku-buku diary yang diisi bersama-sama, atau balasan-balasan surat dari teman yang jauh. Saya tidak punya hal spesifik dari masa kecil saya yang diberi oleh orang lain dan saya simpan terus sampai sekarang.

Kalau menyimpan, saya jagonya. Surat-surat dari 20an tahun lalu pun masih ada. Masih cukup bagus. Kertas-kertas lainnya juga yang mungkin buat orang sampah tapi buat saya punya nilai emosi yang tinggi.

Kapan-kapan saya share ya contohnya (kalau ingat). Hihihi...

November 9, 2020

November Journaling Prompts 09 - Menambah Waktu

What are some things that you wish to add to your life? 

Begitu membaca pertanyaan ini, di kepala saya langsung muncul kalimat "Waduh... ga kepikiran... apa ya? Ga ada juga yang ingin ditambah.

I am truly happy with all the things that going on in my life right now, so there is really nothing that I wish to add.

Semua ada, semua cukup. Tidak berlebihan dan malah jadi merepotkan, tidak kekurangan juga lalu jadi kesulitan. 

Kalau ada yang memang bisa ditambah, mungkin saya ingin menambah waktu saya untuk sempat bekerja. Jadi akan ada lebih banyak hal yang bisa saya kerjakan dan selesaikan. Mungkin itu ya...

November Journaling Prompts 08 - Date Night

Describe your ideal date night.

Saya dan suami sama-sama senang menonton dokumenter walau topic of interestnya berbeda. Kami juga suka mencoba makanan baru tapi bukan yang aneh-aneh, atau menikmati makanan enak di restoran langganan.

Buat kami ideal date night akan dimulai dari makan enak, lalu menonton sambil makan cemilan enak. Nontonnya bisa terus-terusan sampai ketiduran! Yang penting bisa diskusi rame. 👌 

November 7, 2020

November Journaling Prompts 07 - Natalan

How did your family spend Christmas day when you were little?

Bulan Desember adalah bulan keriaan dan penuh perayaan untuk saya. Salah satunya tentu saat Natal.

Waktu kecil dulu saya akan membantu ibu saya membuat kue kering. Saat itu belum banyak yang memberikan jasa menjual kue kering, atau menurut orang tua saya harganya terhitung mahal dibandingkan membuat sendiri. "Membantu" tentu jadi perspektif saya. Sedangkan ibu saya punya perspektif kalau sebenarnya saya "mengganggu". Mungkin waktu masih awal-awal iya ya... mengganggu.... Saat bertambah besar saya tentu jadi membantu...bisa membuat pola, mengoleskan kuning telur, juga membantu menghabiskan kuenya tentu saja.

Ibu saya akan membuat sendiri isian nastar. Beliau akan membeli nanas, memarut, lalu menambah gula dan memasaknya sampai airnya berkurang. Kue nastarnya potongan besar! Bukan yang bulat kecil-kecil sekali hap habis. Tapi yang bisa digigit setengah untuk mencoba dan menerima kejutan, lalu menghabiskan setengah lagi untuk memahami keenakannya dengan lebih mendalam.

Saat perayaan Natal di gereja saya akan tampil ke depan bergiliran dengan anak lainnya untuk melakukan pembacaan ayat bergantian. Jadi semacam pertunjukan loh itu. Semua berlomba-lomba menghapal ayat lalu membacakannya keras-keras di depan jemaat.

Pulang dari gereja akan ada tetangga-tetangga yang datang. Bergantian. Sibuk membuat minum, memotong agar/puding, menyajikan piring kecil untuk makan kacang goreng, dan yang pasti... menghabiskan kue kering yang selalu ditentang habis oleh ibu saya agar kuenya masih bisa ada sampai tahun baru nanti.

Kalau sudah tahun baru... aman deh menghabiskan semua kue kering-nya. 

November 6, 2020

November Journaling Prompts 06 - Mudik

Where do you hope to go for your next holiday or vacation?

Bandung! Sudah pasti!

Menghabiskan hampir seumur hidup saya di Bandung, saya tidak mengira bahwa saya tidak bisa berkunjung sesering itu saat saya pindah dari Bandung.

Pandemi memang membawa cerita tersendiri. Ada barang-barang yang masih tertinggal di Bandung yang saya perkirakan dapat saya bawa saat triwulan kedua tahun ini. Ternyata sampai sekarang saya belum bisa berkunjung lagi. Kami bahkan membeli kendaraan agar dapat berpergian dengan aman.

Berkomunikasi dengan teman sih sama saja ya. Toh saat pandemi seperti ini saya juga tidak bisa bertemu teman-teman saya jika saya ke Bandung nanti. Tapi yang terutama bertemu orang tua dan mengurus dokumen ini itu yang penting.

Sedang menunggu-nunggu kapan suami bisa cuti untuk pergi ke sana.

November 5, 2020

November Journaling Prompts 05 - Mengapresiasi Film Dokumenter

What have been your favourite television shows this year?

Tahun ini memang sangat berbeda ya. Dengan beraktivitas di rumah saja, saya jadi punya kesempatan banyak untuk menonton televisi... hal yang jarang sekali sempat saya lakukan jika saya sedang bekerja dahulu. Baru kali ini pula saya memiliki televisi digital dilengkapi dengan berbagai aplikasi menonton yang bisa dinikmati saat tersambung dengan internet.

Tontonan saya sepanjang tahun ini kemudian berkisar seputar film-film dokumenter yang ada di Youtube. Dari kanal Channel News Asia, Deutsche Welle, Great Big Story (yang sekarang sudah berhenti beroperasi dan menerbitkan tayangan baru), sampai yang akhir-akhir ini sering saya tonton adalah NHK Jepang.

Semua dokumenter yang saya tonton tersebut membawa kabar yang lebih dalam dari sekedar berita singkat, memberikan pemahaman lebih akan latar belakang peristiwa, juga budaya yang ada dari pelaku dalam cerita tersebut. Terus terang saya suka sekali. Menonton dokumenter bagai mengkompensasi waktu yang harus dihabiskan berpergian, bertemu orang-orang setempat dan berinteraksi dengan untuk menambah pemahaman tentang mereka. Tentu saja mengalaminya langsung pasti akan sangat berbeda.

Jadi kalau ditanya tayangan televisi apa yang jadi favorit saya... mungkin tidak secara spesifik hanya ke satu judul tayangan, tapi genrenya kira-kira seperti yang saya ceritakan sebelumnya.



 

November 4, 2020

November Journaling Prompts 04 - Saat Sakit

Who helps to look after you when you are sick?

Well, ini sih gampang banget jawabnya. Ya suami saya lah. Dia keluarga terdekat yang ada dan hanya dia yang bisa sepenuhnya diandalkan. Walau ya kalau ngomongin soal standar saya belum tahu ya. Yang pasti saya tahu kalau saya sakit dia pasti eager untuk mengurus saya.

Udah ah...yang hari ini pendek aja. Hihihi.  

November 3, 2020

November Journaling Prompts 03 - Takut

What are your greatest fears right now?

Sepertinya ketakutan terbesar saya sekarang adalah kehilangan keluarga saya, terutama suami dan anak saya. Tidak terbayangkan rasanya harus kehilangan salah satu dari mereka, apalagi anak saya. Saya masih merasa tidak seharusnya orang tua kehilangan anaknya. Pasti akan sangat menyedihkan.

Tapi ketakutan itu membuat lebih aware akan keberadaan loh, dan tidak take it for granted semua kondisi yang sekarang sedang baik-baik saja baik secara kesehatan maupun ekonomi.

Kondisi lagi sulit banget sekarang ya... kemarin baru dapat cerita kalau adiknya teman kena PHK. Tentu tiba-tiba. Tadi di instagram ada postingan dari Burger King yang turut menyarankan membeli juga produk kompetitornya. Karyawan mereka bergantung pada kelangsungan perusahaan, kelangsungan perusahaan tergantung dari pemasukan, dan semua orang sekarang lagi berhemat, tidak belanja yang tidak terlalu perlu. Termasuk kami.

Semoga situasi bisa lekas pulih ya. Amin.

November 2, 2020

November Journaling Prompts 02 - Gelap

Write about darkness.

Akhirnya saya memutuskan untuk menulis topik di awal setiap postingan. Lebih agar saya tetap fokus di topik tersebut saat menulis, juga supaya yang membaca mengerti lebih jauh mengenai postingannya.

Berbicara tentang kegelapan, sebagai anak IPA ingin rasanya langsung mengutarakan kalau kegelapan itu adalah keadaan saat tidak adanya cahaya. Tapi tentu saja bukan itu maksud topiknya.

Untuk saya punya gelap punya arti yang bermacam-macam. Tergantung lokasinya, tergantung situasinya. Kegelapan di rumah saya rasakan sebagai suatu momen berhenti, untuk bergerak lebih lambat dan menikmati lebih penuh. Kegelapan di tempat yang familiar untuk saya, begitu juga rasanya. Ini berlaku juga untuk mood. Saat saya familiar dengan mood gelap yang sedang terjadi, itu cuma titik tolak saja untuk saya naik lagi.

Di tempat yang saya tidak familiar, kegelapan menimbulkan kecemasan karena saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kadang saya paksakan berani untuk bereksplorasi. Kadang saya hanya akan terdiam menunggu.

Yang sama dari semuanya adalah, kegelapan membuat saya merasakan indra yang lainnya lebih tajam mengambil alih.

November 1, 2020

November Journaling Prompts 01 - Memori Hari Ini

Mengikuti challenge menulis jurnal sebulan kemarin ternyata membuat saya jadi nagih ikutan lagi. Seperti sudah jadi kebiasaan untuk meluangkan waktu menulis setiap hari dan saya ingin kebiasaan ini lebih lama dulu menetap.

Kebetulan sekali dapet lagi list challenge menulis jurnal untuk dikerjakan bulan ini. Bedanya, kalau dilihat pertanyaan-pertanyaannya, jurnal yang ini lebih cocok dikerjakan malam hari ketika akan menutup hari. Padahal bulan lalu saya terbiasa menulisnya begitu ada waktu luang baik subuh, pagi, maupun siang hari. Menulis malam adalah pilihan terakhir karena seringnya saya ikut ketiduran saat menemani anak tidur.

 

Describe a moment from today that you want to remember always.
 

So, hari ini saya diminta menggambarkan kejadian hari ini yang ingin selalu saya ingat. Kebetulan banget, tumben-tumbenan lagi happy semua di rumah. Kami tidak pergi kemana-mana dan menghabiskan hari Minggu ini di rumah. Seneng banget bisa bikin anak saya ngakak dengan keisengan saya... ngakaknya sampai tidak bisa berdiri! Tumben-tumbenan juga saya dan suami ada waktu untuk mengobrol seperti hari ini. Hari ini juga saya uji coba mendongeng cerita travelling saya dan suami ke anak saya. Ternyata dia sukses tidur. Saya dilema...harus senang karena dia bisa tidur cepat atau sedih karena mungkin saja artinya cerita saya membosankan.

Oh well, disyukuri saja dia tidur dan saya tidak ikut ketiduran, jadi sekarang masih bisa me time. 😜